Jumat, 08 Oktober 2010

SFC Dapat Penghargaan MURI
 
[Selasa, 05 Oktober 2010 15:14, biangbola.com

Kesuksesan Sriwijaya FC (SFC) merengkuh gelar Piala Indonesia tiga kali berturut-turut, membuat nama klub mereka masuk dalam penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI).
Tim berjuluk "Laskar Wong Kito" itu berhasil meraih gelar tersebut pada tahun 2006-2007, 2007-2008, dan 2008-2009. Namun yang paling berkesan tentunya saat mengawinkan gelar Piala Indonesia dengan juara Liga Super Indonesia musim 2006-2007 silam.

Dalam waktu dekat, MURI akan mengapresiasikannya kepada SFC namun belum ditentukan harinya. Manajemen SFC sendiri tengah mempersiapkan acara tersebut dan rencananya akan digabung dengan launching tim pada pertengahan Oktober nanti.

"Surat keterangan penghargaan Muri sudah kami terima dan tinggal mencari waktu yang pas saja," kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin, Senin (4/10).

Sebenarnya, acara tersebut digelar saat awal LSDI musim ini bergulir. Namun karena Keith Kayamba Gumbs cs harus melakoni laga away dua kali secara beruntun, membuat acara tersebut jadi tertunda.

Sponsor Guyur SFC Rp. 9 Miliar

Sementara itu Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri, H. Dodi Reza Alex, mengatakan jika SFC mendapatkan dana sebesar Rp. 9 miliar dari sponsor diantaranya Bank Sumsel (Rp. 5 miliar), PT Bukit Asam (Rp. 3 miliar), dan PT Pusri (Rp. 1 miliar).

"Bisa mendapatkan dana dari sponsor hingga mencapai Rp.9 miliar bukanlah suatu pekerjaan mudah. Ini semua berkat kerja keras dari manajemen klub," kata Dodi.

Dia pun berani mengklaim bahwa SFC adalah satu-satunya klub di Indonesia yang bisa mengumpulkan dana sponsor hingga Rp.9 miliar dan tak ada satu klub LSI pun yang bisa menyamainya.

"Setahu saya tidak banyak klub di Indonesia yang bisa menghimpun dana dari pihak sponsor. Kalaupun ada, tidak akan sampai Rp.9 miliar. Ini menunjukkan bahwa SFC memiliki suatu nilai jual," kata dia.

Nilai ini sendiri naik Rp. 2 miliar dibanding saat LSI musim lalu. Selain mendapat Rp. 9 miliar, Dodi juga mengungkankan jika SFC juga mendapat dana tambahan lain sebesar Rp. 3 miliar dari hasil penjualan tiket penonton.

Secara keseluruhan, pada musim ini SFC membutuhkan dana sekitar Rp. 34 miliar. Mereka telah mengajukan dana Rp.25 miliar melalui APBD Sumsel dengan harapan dapat dipenuhi sekitar Rp.20 miliar saja.

"Jika dihitung secara kasat mata memang masih jauh dari cukup. Tapi, kalau berkaca dari musim-musim sebelumnya, nyatanya manajemen tetap bisa memenuhi kebutuhan tim dengan mengandalkan dana dari beberapa pihak yang peduli dengan SFC," tutup Dodi.

(Edp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar