Minggu, 26 September 2010 - 00:01 wib
Kukuh Setiawan - Koran SI
Pemain Sriwijaya FC/ Foto: Koran SI
MALANG
- Sriwijaya FC tampil nyaris sempurna di Community Shield atau laga
pembuka kompetisi. Menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan tadi
malam, Laskar Wong Kito mencatat kemenangan meyakinkan 1-3 (1-2).
Budi
Sudarsono dan Keith Kayamba menjadi momok bagi Singo Edan Arema berkat
golnya pada menit '27 dan '43. Claudiano melengkapi derita juara Liga
Super Indonesia (LSI) 2009-2010 di babak kedua. Arema hanya mampu
mengoyak jala Sriwijaya FC melalui pinalti kontroversial yang
dilesakkan Pierre Njanka menit '34.
Sriwijaya FC yang dibesut
Ivan Kolev boleh dibilang menang segalanya. Mental, taktik dan
kecerdasan, semua menjad milik Keith Kayamba dkk. "Pemain tampil bagus
malam ini. Mengalahkan Arema di kandangnya merupakan sesuatu yang luar
biasa. Saya berharap permainan seperti ini berlanjut di kompetisi. Yang
pasti hadiah juara khusus untukPonaryo Astaman yang ulang tahun," ujar
Ivan Kolev tersenyum.
Ketenangan dan konsentrasi pemain di
lapangan menurutnya menjadi kunci suksesnya strategi. Diakui pelatih
asal Bulgaria, Arema bermain di bawah form walau mendapat dukungan
total supporternya di Kanjuruhan.
Sementara, pelatih Arema
Miroslav Janu mengakui timnya kalah di lapangan. Selain kondisi fisik
yang lemah, buruknya koordinasi lini belakang memperburuk permainan.
"Pemain terlalu banyak bermain bola atas. Pertahanan juga buruk.
Sedangkan Sriwijaya bermain bagus dan memberi contoh yang bagus bagi
pemain Arema," kata Miro. (msy)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar